Smart Digital Classroom

Smart Digital Classroom

Dunia pendidikan saat ini sedang terkena pengaruh disrupsi teknologi. Hal ini menuntut seluruh pihak, termasuk guru, murid dan orang tua siswa untuk dapat mengikuti perkembangan zaman.   Mereka dihadapkan pada masa yang membutuhkan pemikiran tingkat tinggi, analitis, di luar dari rutinitas, dan tidak manual yang hanya mengikuti kebiasaan yang ada selama ini.

 

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) Totok Suprayitno, ada tiga tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku pendidikan saat ini, yaitu:

 

  1. Kurikulum yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman
  2. Pembelajaran yang aktif, kreatif dan penuh inovasi
  3. Asesmen yang menunjukkan kemajuan dan perkembangan seorang siswa dengan jujur, tanpa dibuat-buat.

 

Berdasarkan  tantangan di bidang pendidikan tersebut di atas, Sekolah Pribadi Depok mengembangkan suatu sistem pembelajaran yang diharapkan mampu menjawab tantangan-tantangan tersebut. Sistem pembelajaran yang dijalankan di Sekolah Pribadi Depok tersebut dinamakan dengan Smart Digital Classroom. Sistem pembelajaran tersebut mulai diterapkan kepada siswa baru tingkat SMP dan SMA tahun pelajaran 2019-2020. Tahap uji coba sistem tersebut dimulai pada tahun pelajaran 2018-2019, juga diterapkan pada siswa baru tingkat SMP dan SMA. Sebelum uji coba dilaksanakan, sekolah telah mengadakan pelatihan-pelatihan kepada para guru untuk menerapkan sistem pembelajaran tersebut.

Apa Itu Smart Digital Classroom?

Smart Digital Classroom adalah suatu sistem pembelajaran berbasis penggunaan media digital. Para siswa dibekali dengan sebuah perangkat Chrome Book yang menggantikan fungsi buku-buku pelajarannya. Perangkat tersebut memuat materi-materi pelajaran para siswa, sehingga siswa tidak lagi membawa buku-buku pelajaran ketika datang ke sekolah.

 

Selain memuat materi-materi pelajaran, Chrome Book tersebut juga digunakan untuk mendukung pembelajaran para siswa. Dengan fasilitas sambungan internet, para siswa dapat mencari informasi, pengetahuan dan ilmu yang tersebar luas di internet dengan tetap di dalam pengawasan dan bimbingan para guru. Agar penggunaan Chrome Book dapat diawasi, maka sekolah juga membatasi penggunaan Chrome Book tersebut hanya untuk keperluan pembelajaran.

Penggunaan Chrome Book di dalam pembelajaran merupakan salah satu usaha dari Sekolah Pribadi Depok agar para siswa dapat mengikuti perkembangan zaman yang sangat cepat. Para guru juga memiliki kesempatan untuk melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Pembelajaran yang dilakukan tidak lagi berpusat pada guru, tetapi sudah melibatkan para siswa dengan menggunakan Chrome Book di tangan mereka. Untuk mendukung Smart Digital Classroom,  sekolah bekerjasama dengan Google sehingga dapat menggunakan fasilitas G-Suite, sehingga memudahkan dalam pengelolaan kelas lewat Google Classroom, dan media penyimpanan yang tak terbatas melalui Google Drive.

 

Proses pembelajaran yang telah dilaksanakan memerlukan suatu asesmen yang baik untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai siswa. Asesmen yang dilakukan oleh para guru menggunakan model yang bermacam-macam dengan tetap memperhatikan keberagaman siswa. Model-model penilaian/asesmen berbasis games sering digunakan para guru agar para siswa tetap termotivasi. Beberapa platform pembelajaran dan penilaian seperti Google Classroom, Edpuzzle, Quizizz, Quizlet, Google Form, Kahoot, Bambboozle dan lain-lain merupakan paltform-platform yang sudah sangat dikenal oleh para siswa.

 

Platform-platform tersebut memungkinkan para guru untuk melakukan pembelajaran maupun asesmen tanpa dibatasi oleh jarak. Para siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran karena sakit atau hal lain, tetap dapat memperoleh materi pelajaran atau mengikuti proses penilaian yang hasilnya dapat diketahui secara langsung oleh guru dan dilaporkan secara langsung kepada orang tua siswa. Sehingga dengan diterapkannya Smart Digital Classroom di Sekolah Pribadi Depok diharapkan dapat menjawab tiga tantangan di dalam dunia pendidikan.

Share this article

Leave a comment